Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

TATA BAHASA VALENSI BAHASA JERMAN

TATA BAHASA VALENSI             Valensi berarti kemampuan mengikat sebuah verba. Sebuah kalimat dapat terdiri dari unsur-unsur yang berupa pelengkap. Unsur-unsur itu bukan sebagai unsur yang penting dalam kalimat, melainkan kata kerja yang dianggap sebagai unsur terpenting. Pelz (1975) mengatakan bahwa dalam teori valensi, verba memiliki hierarki yang tertinggi dalam suatu kalimat, yang pemunculan pelengkapnya tergantung pada verba itu sendiri. Oleh karena itu, verba memegang peranan penting dalam kalimat.             Dalam bahasa Jerman, terdapat beberapa valensi verba  yang terdiri dari, (1) pelengkap nominatif, (2) pelengkap akusatif, (3) pelengkap datif, (4) pelengkap genetif, (5) pelengkap preposisional, (6) pelengkap situatif, (7) pelengkap direktif, (8) pelengkap kualitatif, (9) pelengkap nominal, (10) pelengkap verbatif. Kemampuan verba menentukan jumlah dan jenis pelengkap merupakan kajian morfosintaksis.             Sebuah verba dalam bahasa Jerman dapat memiliki beber